Updates from January, 2019 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Delta Eduka 10:10 on 4 Jan 2019 Permalink  

    Rasional Pengembangan Kurikulum 2013 

    Tantangan Internal

    1. Tantangan internal antara lain terkait dengan kondisi pendidikan dikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi,  standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.
    2. Tantangan internal lainnya terkait dengan perkembangan penduduk Indonesia dilihat dari pertumbuhan penduduk usia produktif. Saat ini jumlah penduduk Indonesia usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dari usia tidak produktif (anak-anak berusia 0-14 tahun dan orang tua berusia 65 tahun ke atas). Jumlah penduduk usia produktif ini akan mencapai puncaknya pada tahun 2020-2035 pada saat angkanya mencapai 70%. Oleh sebab itu tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimana mengupayakan agar sumberdaya manusia usia produktif yang
      melimpah ini dapat ditransformasikan menjadi sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan melalui pendidikan agar tidak menjadi beban.

    Tantangan Eksternal

    Tantangan eksternal antara lain terkait dengan arus globalisasi dan berbagai isu yang terkait dengan masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi dan informasi, kebangkitan industri kreatif dan budaya, dan perkembangan pendidikan di tingkat
    internasional. Arus globalisasi akan menggeser pola hidup masyarakat dari agraris dan perniagaan tradisional menjadi masyarakat industri dan perdagangan modern seperti dapat terlihat di World Trade Organization (WTO), Association of Sout heast Asian Nations (ASEAN) Community, Asia-Paci f i c Economic Cooperation (APEC), dan ASEAN Free Trade Area (AFTA). Tantangan eksternal juga terkait dengan pergeseran kekuatan ekonomi dunia, pengaruh dan imbas teknosains serta mutu, investasi, dan transformasi bidang pendidikan. Keikutsertaan Indonesia di dalam studi I nternational Trends i n International Mathematics and Science St udy (TIMSS) dan Program f or I nternational Student Assessment (PISA) sejak tahun 1999 juga menunjukkan bahwa capaian anak-anak Indonesia tidak menggembirakan dalam beberapa kali laporan yang dikeluarkan TIMSS dan PISA. Hal ini disebabkan antara lain banyaknya materi uji yang ditanyakan di TIMSS dan PISA tidak terdapat dalam kurikulum Indonesia.

    Penyempurnaan Pola Pikir

    Kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir sebagai berikut:

    1. penguatan pola pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peserta didik harus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yang dipelajari dan gaya belajarnya (learning style) untuk memiliki kompetensi yang sama;
    2. penguatan pola pembelajaran interaktif (interaktif guru-peserta didik-masyarakat-lingkungan alam, sumber/media lainnya);
    3. penguatan pola pembelajaran secara jejaring (peserta didik dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperoleh melalui internet);
    4. penguatan pembelajaran aktif-mencari (pembelajaran siswa aktif mencari semakin diperkuat dengan pendekatan pembelajaran saintifik);
    5. penguatan pola belajar sendiri dan kelompok (berbasis tim);
    6. penguatan pembelajaran berbasis multimedia;
    7. penguatan pola pembelajaran berbasis klasikal-massal dengan tetap emperhatikan pengembangan potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik;
    8. penguatan pola pembelajaran ilmu pengetahuan jamak(multidisciplines); dan
    9. penguatan pola pembelajaran kritis.

    Penguatan Tata Kelola Kurikulum
    Kurikulum 2013 dilakukan penguatan tata kelola sebagai berikut:

    1. penguatan tata kerja guru lebih bersifat kolaboratif;
    2. penguatan manajeman sekolah melalui penguatan kemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinan kependidikan (educational leader); dan
    3. penguatan sarana dan prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran.

    Penguatan Materi.
    Penguatan materi dilakukan dengan cara pengurangan materi yang tidak relevan serta pendalaman dan perluasan materi yang relevan bagi peserta didik.

     

     
  • Delta Eduka 09:43 on 4 Jan 2019 Permalink  

    Permendikbud Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan Permendikbud No. 58 Tahun 2014 tentang K13 

    Beberapa poin perubahan dalam Permendikbud adalah,

    1. Perubahan kelompok mata pelajaran
    2. penambahan mata pelajaran informatika

    Lebih lengkapnya silakan unduh di sini.

     

     
  • Delta Eduka 11:27 on 19 Jul 2018 Permalink  

    Permenpan RB Nomor 14 tentang Jabatan Fungsional Pengawas 

    Perubahan Permenpan RB Nomor 21 Tahun 2010. 

     
  • Delta Eduka 10:25 on 18 Jul 2018 Permalink | Reply  

    Inspirasi dan Penilaian Agama Kristen 

    Buku inspirasi pembelajaran ini berisi sejumlah komponen yaitu: pendahuluan, karakteristik matapelajaran termasuk di setiap satuan pendidikan, Kurikulum 2013, desain pembelajaran, model pembelajaran, penilaian, media dan sumber belajar, guru sebagai pengembang budaya sekolah, dan penutup. Berikut lengkapnya.

     
  • Delta Eduka 19:24 on 17 Jul 2018 Permalink | Reply  

    Sistem Informasi Penilaian Akreditasi (Sispena) 2018 

    Aplikasi Sispena-S/M adalah aplikasi penilaian akreditasi yang berbasis web, dimana bisa akses dimana saja, kapan saja dengan syarat terhubung dengan internet. Selain bisa diakses menggunakan Laptop atau komputer aplikasi juga bisa diakses menggunakan handphone ataupun device yang resolusinya lebih kecil. Berikut langkah-langkah penggunan Sispena.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel