Nilai Rapor dan US akan dihitung

Ujian Nasional akan tetap dilaksanakan. DPR dan Pemerintah sepakat UN tetap digelar. Hal yang berubah adalah adanya kesepakatan bahwa nilai UN tidak bisa memveto kelulusan siswa. Artinya, kelulusan siswa ditentukan oleh nilai rata-rata rapor semester 1-5 dan US ditambah Nilai UN. Bobot kedua komponen akan ditentukan kemudian. Melihat perubahan penentuan UN tahun ini, jika jadi dilaksanakan, tak jauh berbeda dengan penentuan kelulusan pada saat penggunaan Nilai Ebatanas Murni (NEM). Waktu itu komponen nilai US dihitung. Titik lemah dari cara ini adalah adanya upgrade nilai US yang kurang wajar untuk memperoleh rata-rata, sehingga kalau digabung dengan nilai UN siswa akan terselematkan (lulus).

Mudah-mudahan saja titik lemah dari cara ini akan berbeda. Artinya, kalau dulu guru belum siap sehingga perlu mengkatrol nilai US, sekarang tidak karena guru sudah merasa siap dan benar melakukan pembelajaran sebagai akibat dari efek pemberian tunjangan profesi. Mudah-mudahan.