Internet dan Dunia Jurnalistik

Internet telah menjadikan komoditas artikel, berita, dan informasi semakin memiliki nilai. Kecepatan dan keakuratan telah menjadi faktor penentu komoditas di atas. Para pembaca dapat memperoleh berita, khususnya kejadian-kejadian atau pengetahuan populer yang hangat dengan cepat. Sementara, koran, tabloid atau majalah konvensional memiliki periodisasi waktu terbit. Ada yang harian, mingguan, bulanan, atau semesteran. Di internet, siklus terbit artikel atau berita elektronik sangat pendek, bahkan hanya dalam hitungan menit.

Hal ini terjadi karena internet menyediakan fasilitas untuk meng-update dan meng-upload berita dengan mudah dan cepat. Maka, hanya dalam hitungan menit artikel atau berita dapat segera tersaji di layar kaca komputer para pembacanya. Siklus berita yang pendek dapat terjadi karena berita disajikan tanpa dicetak. Setiap penulis artikel dan peliput berita dapat menyusun suatu naskah dan segera meng-uploadnya di halaman situs yang telah tersedia.
Internet pun memiliki fasilitas pengiriman gambar, animasi bahkan video, tidak hanya teks. Namun para penulis harus membatasi ruang berita tidak terlalu banyak karena jelas memerlukan space yang besar bahkan untuk upload dan download pun memerlukan biaya yang cukup besar. Pemilihan kalimat yang lugas, tepat menjadi suatu yang sangat penting dalam penyajian berita melalui situs.
Munculnya surat kabar elektronik seperti Kompas Cyber Media, Detik.Com dan lainnya adalah contoh penggunaan internet sebagai media jurnalistik. Internet sebagai media jurnalistik jauh lebih interaktif dan animatif. Bahkan video kejadian dapat disajikan dengan cepat dan menarik layaknya kita menonton televisi.